Kamis, 18 November 2010
Ninja Assasin
Ini film laga yang sangat baik, disuguhi dengan adegan beladiri ala ninja yang luar biasa menakjubkan, sadis, memang, adegan saling bunuh, darah dimana-mana, senjata rahasia, gerak-gerak yang tidak dapat dilihat, cepat menghilang, berlindung dalam bayang-bayang malam, dan membunuh tanpa "tedeng aling-aling", dengan kata lain tanpa basa-basi.
Adalah klan ninja yang bernama Ozunu, klan ini mendidik ninja untuk jadi mesin pembunuh semenjak kecil, mereka dididik dengan sangat keras, kesalahan kecilpun dihukum tengan tidak tanggung-tanggung, kesalahan yang tidak termaafkan jika terjadi penghianatan dan melarikan diri, melarikan diri berarti berkhianat. Raizo (Rain) ikut dengan klan ini semenjak kecil, pada awalnya Raizo begitu terobsesi dengan kehidupan seorang ninja, yang menurutnya berbudi luhur, keras dan kuat dalam tekad, dia menerima segala tempaan, dan derita yang dialami, karena yakin apa diberikan oleh gurunya adalah yang terbaik. Raizo merupakan anak emas Ozunu, dan diharapkan untuk menggantikan posisi gurunya.
Kemudian ada Kiriko, satu-satunya wanita ninja dalam klan tersebut, Raizo dan Kiriko bersabahat baik, tetapi pandangan mereka terhadap ninja, jauh berbeda. Kiriko melihat apa yang ditemui dalam kehidupan ninja, merupakan dunia kekerasan yang tanpa ampun dan belas kasihan, yang ada hanya kekerasan dan pertahanan diri, hingga suatu saat Kiriko memutuskan untuk melarikan diri, malang bagi gadis ini, yang kemudian tertangkap. Kesalahan yang tidak termaafkan kalam klan, adalah berkhianat, dan melarikan diri, merupakan penghianatan, dan hukuman yang dijatuhkan tidak lain adalah kematian.
Kiriko dieksekusi, dihadapan klan, meskipun dengan mengiba, hukuman tetap dilakukan, Raizo melihat sahabatnya mati ditangan temannya sendiri, mulai dari sini pandangannya terhadap ninja, berubah seratus delapanpulun derajat, dia bertekad membalas kematian sahabatnya. Tugas pertama dilakukan oleh Raizo, dengan sangat baik, tetapi pembunuhan yang dilakukannya membuat dia tersadar, untuk apa sesungguhnya dia berlatih dengan begitu keras, tidak lain sebagai mesin pembunuh dengan bayaran tinggi. Melihat ini semakin memuncak kemarahan Raizo dan bertekad untuk membasmi klan Ozunu, yang telah mendidik dan membesarkan dirinya, dia bertekad untuk membasmi para ninja yang dulunya adalah temannya sendiri, menggagalkan setiap aksi yang mereka lakukan.
Pada awalnya Raizo ditetapkan sebagai target utama, dan dituduh bertanggung jawab atas serangkaian pembunuhan keji terhadap pengusaha dan pejabat pemerintahan. Adalah Mika Correti, seorang ahli forensik,yang menyelidiki misteri pembunuhan keji, yang dilakukan oleh sekelompok orang sangat terlatih. Dibeberapa pengamatan dan kamera CCTV, tertangkap wajah Raizo, yang sesungguhnya berupaya menggagalkan setiap aksi para ninja. Dari yang memburu, sekarang menjadi yang diburu, Mika dan Raizo, dijadikan target untuk dibunuh karena menghalang-halangi ninja Ozunu dalam melakukan aksinya.
Disini aksi laga yang disuguhkan sangat luar biasa, dengan tekad yang kuat dan tidak putus asa, ditambah dengan sedikit kecerdikan, akhirnya kekuatan klan Ozunu berhasil dipatahkan. Meskipun Raizo sempat tertangkap dan dieksekusi didepan teman-temannya, tetapi justru tertangkapnya Raizo, membawa Mika dan kepolisan melacak tempat persembunyian Klan Ozunu. Kekuatan pedang dengan kekuatan senjata, tidak imbang, tetapi ninja tidak hanya pedang, disinilah menariknya film ini, ilmu beladiri kuno dengan modern berbenturan. Hingga pada suatu saat Raizo harus menghadapi gurunya sendiri, pertempuran sulit dan alot, hampir bisa dipastikan Ozunu yang akan memenangkan pertarungan, tetapi dengan siasat yang jitu, Raizo berhasil, membalik arah, dan mengalahkan gurunya sendiri, dendam terbalaskan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar